Gelanggang Jogjakarta – Yogyakarta – Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menemukan alat pelacak PBX Finder terpasang di mobil yang dipinjamnya setelah mengikuti aksi demonstrasi di kawasan Gejayan, Sleman, pada Sabtu 13 Juni 2026.
Tiyo Ardianto mengunggah video di akun Instagram pribadinya saat menemukan alat pelacak di rangka bagian bawah mobil yang dinaikinya. Dalam video tampak Tiyo mengecek bagian rangka bawah mobil dan mendapati satu benda yang ternyata berupa alat pelacak bernama PBX Finder.
Kejadian tersebut terjadi pada 13 Juni 2026. Mobil tersebut merupakan milik saudaranya yang ia pinjam untuk bepergian sejak merasa tidak aman. Tiyo menyampaikan bahwa ia baru sadar ada notifikasi penting dan genting setelah pulang dari Gejayan mengenai sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama dirinya.
Tiyo dalam postingannya menuliskan bahwa ia tidak mengetahui siapa yang memasang alat pelacak tersebut. Ia menduga kuat bahwa pemasangan alat ini merupakan bentuk intimidasi dan teror langsung terkait rekam jejaknya yang vokal dalam mengkritik pemerintah.
Komisioner Komnas HAM Saurlin P. Siagian menyatakan polisi harus mengusut dugaan pemasangan alat pelacak di mobil Tiyo. Amnesty International Indonesia juga mendesak Kepolisian RI dan Komnas HAM segera melakukan investigasi independen untuk mengungkap siapa yang memasang alat pelacak, atas perintah siapa, hingga dasar hukum yang digunakan.
