• Sun. Sep 20th, 2026

Gelanggang Jogja

Gelanggang News Jogja

Polisi Usut Dugaan Pungli dan Oknum Aparat Minta Jatah di Alkid Yogyakarta

ByGelanggang Jogja

Sep 20, 2026

Gelanggang Yogyakarta – Polresta Yogyakarta mendalami informasi dugaan pungutan liar hingga aparat minta jatah makan terhadap pelaku usaha food truck yang membuka lapak di kawasan Alun Alun Kidul Yogyakarta.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta menurunkan tim Reskrim dan Propam untuk menyelidiki dugaan pungutan liar terhadap food truck Bolosego di Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta. Kapolresta Yogyakarta telah menginstruksikan Kasat Reskrim dan Kasi Propam untuk langsung melakukan pendalaman terkait kasus yang viral di media sosial tersebut.

Kasus ini bermula dari video TikTok yang diunggah pemilik food truck Bolosego bernama Dyah Laily Fardisa pada 17 September 2026. Dalam video tersebut, ia menceritakan berbagai pungutan yang dialaminya saat hendak berjualan di Alkid pada 16-20 September 2026 meski telah mengantongi izin resmi dari Keraton Yogyakarta. Dyah mengaku diminta membayar uang parkir Rp2,5 juta per hari oleh oknum juru parkir, yang setelah negosiasi menjadi Rp1 juta per hari atau Rp5 juta untuk lima hari.

Selain pungutan parkir, beredar juga informasi dugaan adanya oknum anggota kepolisian yang meminta jatah makan kepada pemilik food truck. Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani HS menyatakan unit Reskrim dan fungsi Propam sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan verifikasi secara menyeluruh. Polresta juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak yang mengunggah informasi tersebut untuk memastikan keterangan sesuai dengan fakta di lapangan.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono memastikan food truck Bolosego telah mengantongi izin resmi. Pihak Keraton menegaskan bahwa permintaan pembayaran parkir dan hal-hal lain yang disampaikan pemilik usaha bukan merupakan bagian dari proses perizinan maupun pungutan resmi yang ditetapkan Keraton Yogyakarta. Hingga saat ini, pemilik food truck belum membuat laporan resmi ke polisi, namun informasi di media sosial tetap ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *