• Mon. Sep 21st, 2026

Gelanggang Jogja

Gelanggang News Jogja

Netanyahu Sindir Inggris Sebagai Republik Islam, Hubungan Diplomatik Memanas

ByGelanggang Jogja

Aug 15, 2026

Gelanggang Yogyakarta – Internasional – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memicu kontroversi dengan menyebut Inggris sebagai ‘Republik Islam Britania’, memperkeruh hubungan diplomatik kedua negara yang selama ini menjadi sekutu dekat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut Inggris sebagai ‘Republik Islam Britania’ dalam podcast Radio Angkatan Darat Israel yang tayang pada Kamis 13 Agustus 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu ketika mengkritik pemberitaan media Inggris mengenai Israel yang dinilainya sangat berbeda dibandingkan masa lalu, khususnya saat Perang Enam Hari tahun 1967.

Netanyahu bahkan menambahkan sindiran dengan mengatakan Inggris bisa menjadi ‘republik Islam pertama dengan senjata nuklir’, meski faktanya Pakistan yang secara resmi bernama Republik Islam Pakistan telah memiliki persenjataan nuklir sejak tahun 1990-an. Menurut data sensus terbaru, umat Muslim hanya berjumlah sekitar 6 persen dari total populasi Inggris.

Pemerintah Inggris merespons keras pernyataan Netanyahu tersebut. Juru bicara pemerintah Inggris menyatakan pada Jumat 14 Agustus 2026 bahwa komentar-komentar itu sama sekali tidak dapat diterima dan telah disampaikan secara resmi kepada pemerintah Israel. Kecaman juga datang dari kelompok Yahudi Inggris sendiri, termasuk Rabbi Charley Baginsky dan Rabbi Josh Lev dari Gerakan Yudaisme Progresif yang menilai ucapan Netanyahu berbahaya dan memecah belah.

Hubungan antara London dan Tel Aviv memang telah memburuk sejak Inggris secara resmi mengakui Negara Palestina pada September 2025. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham yang baru menjabat telah menyatakan akan memberikan tekanan lebih besar pada pemerintah Israel, termasuk melalui penggunaan sanksi dan langkah-langkah yang menargetkan perdagangan dengan permukiman Israel di Tepi Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *